Menu

Mode Gelap
Raffi Ahmad Minta Warga Bogor Selatan Pilih Ryan Sulistijo jadi Anggota DPRD Tebus Sembako Murah Rp5000, Aksi CDGM TKRPP Kota Bogor Bareng Relawan Ganjar Membludak Ganjar Canvasing Day, TKRPP Kabupaten Bogor Bareng Relawan Blusukan Ke Kampung – Kampung Yonif 751/VJS Bareng Pemuda Panca Marga Berikan Penyuluhan Bela Negara Theo Lantik LPM se Bogor Tengah, Eko Prabowo Pesan Jaga Netralitas di Tahun Politik

Regional · 28 Feb 2023 01:09 WIB

Komisi D Ungkap Alasan : Pemprov DKI Batalkan Pengadaan Lahan Sebesar Rp 560 Miliar untuk Rusunawa


 Komisi D Ungkap Alasan : Pemprov DKI Batalkan Pengadaan Lahan Sebesar Rp 560 Miliar untuk Rusunawa Perbesar

Jakarta, AQLNews.id – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta disebut membatalkan pengadaan lahan dengan nilai anggaran Rp 560 miliar.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah berujar, anggaran Rp 560 miliar itu sejatinya untuk membeli lahan yang kemudian bakal dibangunkan rumah susun (rusun) di lahan itu.

Rusun itu semula disarankan agar didirikan di Jakarta Selatan.

Namun, Komisi D akhirnya meminta agar DPRKP DKI membatalkan pengadaan lahan tersebut.

“Dinas Perumahan itu ada Rp 560 miliar untuk pembelian lahan, untuk rusun. Kami menyarankan (pembangunan) rusun di Jakarta selatan,” tutur Ida melalui sambungan telepon, Senin (27/2/2023).

“Tapi, melihat situasi dan kondisi, Komisi D minta tidak dicairkan anggaran di Dinas Perumahan itu (pengadaan lahan Rp 560 miliar),” lanjutnya.

Ida menyebutkan, pembatalan itu karena Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pasar Rumput di Jakarta Selatan sudah diserahkan oleh Pemerintah Pusat ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Dengan demikian, warga yang terdampak normalisasi Kali Ciliwung bisa ditempatkan sebagian di Rusunawa Pasar Rumput.

Adapun pembangunan Rusunawa Pasar Rumput memang bertujuan menampung warga terdampak normalisasi Kali Ciliwung.

“Alhamdulillah kan itu Rusunawa Pasar Rumput sudah serah terima. Nah ini sebagian nanti, yang akan kena normalisasi, akan ditempatkan di Rusunawa Pasar Rumput,” urai Ida.

“(Pembelian lahan batal) biar kami konsentrasi dulu menempatkan warga yang kena (normalisasi) di Rusunawa Pasar Rumput,” lanjut politisi PDI-P tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia melanjutkan DPRKP DKI Jakarta tetap akan membangun rusunawa di Margasatwa, Jakarta Selatan. Adapun lahan untuk pembangunan rusunawa di Margasatwa itu telah tersedia sehingga tak perlu pengadaan lahan.

“Itu (pembangunan rusunawa di Margasatwa) menjadi salah satu program yang harus dijalankan tahun ini,” kata Ida.

DPRKP DKI tengah mempersiapkan proses lelang jasa kontraktor untuk pembangunan rusunawa di Margasatwa itu.

Proses lelang dilakukan bersama dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) DKI Jakarta.

Pembangunan rusun Jalan Margasatwa membutuhkan biaya Rp 544 miliar. Anggaran ini lebih besar dari perencanaan awal biaya pembangunan rusun Jalan Margasatwa, yakni Rp 375 miliar.

 

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Kebun Raya Kembali Gelar Konser Musik Sunset di Kebun

13 January 2024 - 09:20 WIB

Bentuk Kepedulian, Yayasan Bina Bangsa Sejahtera Berikan Donasi Bulan Dana ke PMI Kota Bogor

8 January 2024 - 17:50 WIB

THE 1O1 Bogor Suryakancana Donasikan Asupan Bergizi Bagi Penderita Stunting di Kota Bogor

28 December 2023 - 14:36 WIB

Artis Senior, Anjasmara Belajar Langsung Soal Tanaman Hias di Kebun Raya Bogor

10 December 2023 - 18:56 WIB

Theo Lantik LPM se Bogor Tengah, Eko Prabowo Pesan Jaga Netralitas di Tahun Politik

8 December 2023 - 21:08 WIB

Gathering Kelas Edukasi Tabulampot Bersama Perwakilan Guru SD Kota Bogor di Kebun Raya Bogor

1 December 2023 - 12:44 WIB

Trending di Regional