Menu

Mode Gelap
Raffi Ahmad Minta Warga Bogor Selatan Pilih Ryan Sulistijo jadi Anggota DPRD Tebus Sembako Murah Rp5000, Aksi CDGM TKRPP Kota Bogor Bareng Relawan Ganjar Membludak Ganjar Canvasing Day, TKRPP Kabupaten Bogor Bareng Relawan Blusukan Ke Kampung – Kampung Yonif 751/VJS Bareng Pemuda Panca Marga Berikan Penyuluhan Bela Negara Theo Lantik LPM se Bogor Tengah, Eko Prabowo Pesan Jaga Netralitas di Tahun Politik

Nasional · 27 Feb 2023 14:57 WIB

Pemindahan Ibu Kota Bukanlah Gagasan Jokowi, Lalu Siapa?


 Pemindahan Ibu Kota Bukanlah Gagasan Jokowi, Lalu Siapa? Perbesar

Jakarta, AQLNews.id – Pro dan kontra pemindahan Ibu Kota ke IKN Baru jadi sorotan hangat. Kini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menegaskan kalau pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur itu bukan merupakan gagasan dirinya.

Ia menekankan kalau rencana memindahkan ibu kota itu sudah muncul sejak era Presiden Soekarno atau Bung Karno.

“Perlu saya ingatkan bahwa kita pindah ke Ibu Kota Nusantara ini bukan gagasan saya, ndak. Ini sudah sejak Bung Karno tahun 60, Bung Karno sudah akan memindahkan ibu kota Jakarta itu ke Kalimantan, yaitu di Palangkaraya,” kata Jokowi dalam acara Pembukaan Muktamar XVIII PP Pemuda Muhammadiyah Tahun 2023, Balikpapan, Rabu (22/2/2023).

Jokowi juga mengingatkan bahwa rencana pemindahan ibu kota tersebut bukan semata-mata hanya memindahkan fisiknya saja. Melainkan ingin menciptakan pola pikir yang baru di mana mulai dari sistem hingga sumber daya manusia (SDM)nya dipersiapkan dengan baik.

Karena itu ia mengharapkan kalau IKN Nusantara bisa menjadi ibu kota yang tidak pernah ada di negara lain.

Jokowi tidak menampik kalau pembangunan IKN Nusantara membutuhkan waktu yang lama. Ia memperkirakan pembangunan IKN Nusantara akan menghabiskan waktu hingga puluhan tahun mendatang.

“Memang ini bukan pekerjaan yang hanya 1-2 tahun, ini mungkin akan selesai Insya Allah 15-20 tahun,” terangnya

Meski membutuhkan waktu yang lama, namun menurut Jokowi perlu ada keberanian untuk memulainya. Apalagi kalau melihat DKI Jakarta yang sudah sangat padat dan diwarnai kemacetan setiap harinya.

Dengan pindahnya status ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan, Jokowi menegaskan kalau Jakarta tetap akan diperbaiki untuk menjadi kota ekonomi.

“Jakarta sendiri sudah sangat padat, sangat macet, tapi Jakarta tetap akan terus kita perbaiki, dan menjadi kota bisnis, kota pariwisata, kota ekonomi, dan nusantara menjadi kota pemerintahan,” tuturnya.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Yonif 751/VJS Bareng Pemuda Panca Marga Berikan Penyuluhan Bela Negara

24 December 2023 - 07:28 WIB

Ganjar – Mahfud Serap Aspirasi Nelayan, Ini Fokus Utamanya

20 December 2023 - 18:23 WIB

Yonif 751/Vira Jaya Sakti Mendapat Kehormatan Menjadi Tuan Rumah Pelaksanaan Acara Puncak Hari Juang TNI AD Jajaran Kodam XVII Cenderawasih

16 December 2023 - 16:08 WIB

Danyonif 751/VJS Apresiasi Letnan Barkah Berikan Listrik Gratis untuk Mama Rose di Sarmi

16 December 2023 - 12:01 WIB

Soft Launching Buku “CCTV Surga Tidak Pernah Mati Lampu”

7 November 2023 - 00:05 WIB

Perjuangan Seorang Wanita Cantik Demi Nelayan Indonesia

6 November 2023 - 10:14 WIB

Estiana Fithriana Dewi S.Sos
Trending di Nasional