Menu

Mode Gelap
Raffi Ahmad Minta Warga Bogor Selatan Pilih Ryan Sulistijo jadi Anggota DPRD Tebus Sembako Murah Rp5000, Aksi CDGM TKRPP Kota Bogor Bareng Relawan Ganjar Membludak Ganjar Canvasing Day, TKRPP Kabupaten Bogor Bareng Relawan Blusukan Ke Kampung – Kampung Yonif 751/VJS Bareng Pemuda Panca Marga Berikan Penyuluhan Bela Negara Theo Lantik LPM se Bogor Tengah, Eko Prabowo Pesan Jaga Netralitas di Tahun Politik

Regional · 10 Feb 2023 13:32 WIB

Satu Keluarga Asal Amerika jadi Warga Kampung Mongol Bogor


 Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman S. E. (Kemeja biru) saat bersilaturahmi dengan Bryan Chaney di rumahnya di Kampung Mongol, Tegallega, Bogor Tengah, Kota Bogor. (Foto : dokumentasi kelurahan). Perbesar

Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman S. E. (Kemeja biru) saat bersilaturahmi dengan Bryan Chaney di rumahnya di Kampung Mongol, Tegallega, Bogor Tengah, Kota Bogor. (Foto : dokumentasi kelurahan).

Bogor, AQLNews.com – Meskipun terbilang baru menjabat selama tiga hari di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Lurah Tegallega Hardi Suhardiman langsung melakukan pemetaan wilayah salah satunya ke Kampung Mongol pada, Jumat (10/02/2023) sore.

Mendengar informasi bahwa di Kampung Mongol terdapat warga berkebangsaan Amerika Serikat yang menjadi filantropis, Hardi pun langsung menyambangi satu keluarga yang tinggal di dalam gang di Kampung Mongol Tersebut.

Hardi menyebutkan, bahwa Kepala Keluarga bernama Bryan Chaney asal Amerika beristri warga berkebangsaan Kanada tersebut, sudah tinggal selama tujuh tahun di Kampung Mongol.

Saat Lurah berkunjung, keramahan Bryan tidak terasa asing sebab adat ketimurannya sangat kental dan terbiasa dengan kehidupan di perkampungan seperti biasa. Hardi yang saat itu didampingi pengurus RW disambut baik dirumah Bryan yang ditemani istrinya.

“Jadi Pak Bryan ini adalah filantropis, beliau mengajar sedikitnya 130 anak Kampung Mongol dirumahnya. Itu dilakukannya secara sosial,” terang Hardi ditemui usai berkunjung ke rumah warganya tersebut.

Bryan Chaney warga Amerika Serikat beserta istrinya berkebangsaan Kanada yang tinggal di Kampung Mongol, Tegallega, Bogor Tengah, Kota Bogor. (Foto : Edwin S)

Sebagai kepala wilayah, Hardi mengaku mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Bryan beserta keluarganya, sebab Hardi menilai hal tersebut seperti sebuah pengabdian yang dilakukannya secara totalitas.

“Pak Bryan tinggal di Kampung Mongol beserta istri dan ketiga anaknya, berbagai kegiatan dilakukan setiap waktu. Bayangkan, 130 anak diajarkan bahasa inggris serta matematika secara sukarela. Ini kegiatan yang sangat positif sekali. Saya sangat berterimakasih,” tutur Lurah yang sebelumnya bertugas di Rancamaya itu.

Hardi menyebutkan, dampak positif dari apa yang dilakukan Bryan beserta keluarganya, saat ini banyak dari anak-anak di Kampung Mongol yang tadinya kerap ikut berjualan di persimpangan lampu merah mulai berkurang.

“Alhamdulillah, selain frekuensi anak-anak yang tadinya ikut ke jalan. Kini mereka semakin aktif berkegiatan belajar mengajar. Bahkan beberapa diantaranya cukup baik berbahasa inggris,” tandas Hardi.

Penulis : Edwin Suwandana

Artikel ini telah dibaca 270 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

Ketinggian Capai 3 Meter Lebih, Indukan Bunga Bangkai Mekar ke Tujuh Kalinya di Kebun Raya Cibodas

26 May 2024 - 22:50 WIB

Kebun Raya Kembali Gelar Konser Musik Sunset di Kebun

13 January 2024 - 09:20 WIB

Bentuk Kepedulian, Yayasan Bina Bangsa Sejahtera Berikan Donasi Bulan Dana ke PMI Kota Bogor

8 January 2024 - 17:50 WIB

THE 1O1 Bogor Suryakancana Donasikan Asupan Bergizi Bagi Penderita Stunting di Kota Bogor

28 December 2023 - 14:36 WIB

Artis Senior, Anjasmara Belajar Langsung Soal Tanaman Hias di Kebun Raya Bogor

10 December 2023 - 18:56 WIB

Theo Lantik LPM se Bogor Tengah, Eko Prabowo Pesan Jaga Netralitas di Tahun Politik

8 December 2023 - 21:08 WIB

Trending di Regional